Ini Tanahku...
Aku perkasa berdiri, dari akar-akar pohon jatinya,
Aku tinggi
menjulang, dari pasir pantai dan sungainya.
Ini tanahku,
Dari dadanya
lahir permata,
Dari kencingnya tumbuh
intan kathulistiwa
Dinegeri kami,
Warganya memakan
bensin, solar dan batubara,
Aspal dan gas
jadi menu utama,
Airnya menjadi
plastik-plastik sebagai cemilan orang kaya.
Ini negeri kami,
Yang beragama tak
pernah salah dan dusta,
Yang miskin tak
pernah lapar dan dahaga,
Hanya yang bodoh
selalu sekolah dan bertanya,
Karena yang
pintar jadi pejabat dan kaya.
Kami hidup dari
sebuah mata air,
Airnya air mata,
Kami hidup dari
sebuah udara
Yang nafasnya
adalah lara.
Hanya dinegeri
kami,
Orang pandai
bersyukur, walau terluka.
Unisla, UAS Smt Ganjil, 11-01-2017






0 komentar:
Posting Komentar
Harap berkomentar demi perbaikan...